Selasa, 01 Juni 2010

Ancaman Israel Tak Menyurutkan Rencana Pelayaran ke Gaza



Sabtu, 22 Mei 2010 11:13

Ancaman Israel yang menyatakan akan menghadang bantuan untuk Palestina bahkan akan mengebom konvoi kapal yang berlayar ke Gaza (Flotilla to Gaza) tak menyurutkan sedikitpun langkah dan persiapan yang dilakukan seluruh partisipan pelayaran. Organisasi IHH Turki bahkan merespon ancaman Israel tersebut dengan membeli satu lagi kapal largo yang mampu menampung 4,400 ton barang sehingga total kapal yang akan berlayar ke Gaza sebanyak 9 buah.



Dipastikan sekitar 50 negara akan mengikuti “Flotilla to Gaza” tahun ini. Semua persiapan semakin intensif dilakukan dan rencana pelayaran tetap akan dimulai sesuai jadwal. Saat ini seluruh partisipan pelayaran sudah berkumpul di Istanbul, termasuk tim dari MER-C Indonesia. Semua anggota Tim MER-C untuk Gaza yang berjumlah 5 orang sudah berada di Istanbul sejak Kamis siang waktu setempat.

“Tujuan pelayaran ini adalah untuk menembus blokade Israel atas Gaza. Gaza hanya satu-satunya negara di dunia ini yang masih terblokade dan PBB bahkan tidak mampu untuk membuka blokade tersebut,” tandas Presidium MER-C, dr. Joserizal, pada saat konferensi pers keberangkatan Tim MER-C untuk Gaza Rabu malam (19/5).



“Dengan pelayaran ini, kita akan memberi gambaran dan membuka mata dunia bahwa telah terjadi kedzaliman dan penindasan yang dilakukan oleh suatu negara terhadap suatu negara,” tegas Presidium MER-C yang pernah memasuki kota Gaza ketika Israel membombardir wilayah tersebut pada awal tahun 2009.



Gerakan Flotilla to Gaza adalah salah satu gerakan protes kemanusiaan terbesar sepanjang sejarah. Sejumlah tokoh, aktifis HAM dan relawan dari berbagai Negara dan NGO semuanya tergabung dalam gerakan kemanusiaan untuk menghentikan blokade Gaza dan melihat warga Gaza bisa hidup bebas dan merdeka seperti warga dunia lainnya.



Sekjen UNRWA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees), John Ging, menyatakan bahwa Flotilla to Gaza 2010 adalah sebuah aksi yang terdapat di dalamnya ”Sebuah kesadaran akan tanggung jawab yang sudah seharusnya diemban oleh komunitas internasional dalam rangka menentang lokade illegal yang telah dilakukan oleh Israel terhadap Gaza.”



John Ging juga menyerukan kepada semua pihak untk sedapat mugkin mendukung dan ikut serta berpartisipasi dalam Flotilla to Gaza ini.


0 komentar:

Posting Komentar